Dinas Perkim Kukar Segera Realisasikan 1.010 Unit Bantuan Rumah Tak Layak Huni

img

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Pembinaan Perumahan dan Kawasan Dinas Perkim Kukar Andi Muh Yahya

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kutai Kartanegara akan segera merealisasikan program bantuan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2023 sebanyak 1.010 unit rumah..

Program RTLH merupakan program Bupati Kukar, yang telah masuk kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (2021-2026).

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Pembinaan Perumahan dan Kawasan Dinas Perkim Kukar Andi Muh Yahya mengatakan, Dinas Perkim telah melakukan rapat bersama dengan tim persiapan, untuk menetapkan jumlah calon penerima bantuan (CPB) yang akan di SK kan oleh Bupati Kukar.

"Kita lakukan verifikasi lapangan berdasarkan data dari Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Dan setelah itu melaksanakan rapat bersama tim persiapan, dan tim pelaksanaan dalam penyusunan RAB, dan spesifikasi teknis," ucap Andi Muh Yahya kepada Poskotakaltimnews, di Pemkab Kukar, Selasa (20/6/2023).

Kemudian, melaksanakan proses pemilihan pihak ke 3 terhadap penyediaan material. Dan sekitar 26 Juni dilakukan persiapan untuk pelaksanaan kegiatan RTLH kluster 1.

"Kita lakukan pemilihan pihak ke 3 terhadap penyediaan material, dan itu prosesnya melalui E-Katalog, setelah itu pengerjaan yang telah berkolaborasi dengan Kodim 0906 Kukar," sebutnya.

Sementara kendala yang dihadapi di lapangan yang mengakibatkan belum terlaksananya kegiatan ialah, mempersiapkan dokumen pendukung termasuk kelengkapan dokumen penyedia, seperti harus ada ijin dari Departemen Kehutanan, dan melakukan konsultasi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sehingga diharapkan nantinya bisa berjalan dengan aman tidak ada masalah dikemudian hari.

"Karena kegiatan ini dalam jumlah besar, dengan target sekitar 1000 rumah lebih dengan nilai anggaran Rp. Sekitar 50 miliar, kami harus hati hati untuk pelaksanaannya agar pelaksanaan berjalan dengan baik dan  tidak ingin ada masalah dikemudian hari," katanya .

Dirinya berharap, melalui program ini terkait dengan kemiskinan ekstrem di Kukar bisa ditangani dengan baik. Hal ini upaya pemerintah daerah dalam mengatasi kemiskinan. Tahun lalu (2022) program ini telah berhasil terealisasi, dengan jumlah rumah sebanyak 500 unit tersebar dibeberapa kecamatan Kukar.

Semenatara itu Camat Muara Kaman Barliang menuturkan, program RTLH yang menyasar di Muara Kaman ada di Desa Muara Kaman Ilir pada 2022 lalu.

"Kami terima kasih atas realisasi program Bupati Kukar yang telah peduli dengan masyarakat," ungkap Barliang.

Menurutnya, program RTLH sebagai upaya penanganan kemiskinan, hal ini menjadi perhatian bersama, agar masyarakat Kukar bisa sejahtera.

"Kami juga menyarankan kepada pemerintah desa, agar desa juga melakukan program bedah rumah, masing masing desa diminta 3 rumah yang ditangani, sehingga di Muara Kaman ini ada 20 desa jadi targetnya 60 rumah," tutupnya.(riz/adv)